Dengan bercerita aku menjadi orang yang bisa menghargai setiap serpihan-serpihan peristiwa kehidupan.
juparno, 18 Juli 09 di Taman Siswa
Oleh: Juparno Hatta
Usaha yang gigih adalah modal dasar untuk menjemput hari depan yang cerah.
Sewaktu Rosid mengikuti ujian semester genap pada kelas II tahun 2008, dia mendapat rangking dua belas dari jumlah keseluruhan siswa/i MTs Negeri yang terdapat di Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo-Jambi, yang berjumlah tiga puluh dua orang, tetapi bagi laki-laki yang kesehariannya kelihatan kalem ini selalu berupaya semangat belajar. Dengan kata lain, dalam kamus hidupnya terdapat satu prinsip yakni pantang pulang sebelum api padam.
Ternyata usaha kerasnya tak sia sia, tepat pada waktu ujian kenaikan kelas III, anak ke empat dari bertiga saudara dalam keluarga bapak Muhammad dan Ibu Maimunah ini meraih peringkat yang lebih baik dari sebelumnya yakni peringkat ke empat, sontak ia merasa senang sekali. Bahkan pada waktu itu juga dia sujud syukur mencium tanah pertanda rasa puja pujinya terhadap Yang Maha Kuasa.
Selain mengisi waktu dengan belajar, rosid juga mengisi waktu sorenya dengan bermain bulu tangkis bersama teman-teman sebayanya, baik yang berdekatan rumahnya maupun yang agak jauh dari tempat tinggalnya.
Kisah pria kelahiran Empelu ini pun berlanjut pada kelas tiga, tepatnya pada waktu mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun 2009. Bagi banyak orang, ujian nasional adalah monster yang menakutkan, pasalnya, pada tahun 2009 standar kelulusan mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya tahun 2008 yakni dari 4,5 menjadi 5,5. Tentu hal ini menyulitkan bagi siswa kelas tiga, tak terkecuali Rosid. Kenapa dianggap sulit, karena sekolah yang dia tempati masih terbilang ketinggalan. Mulai dari kualitas guru yang apa adanya, fasilitas sekolah yang tidak mendukung serta kesungguhan murid yang enggan giat belajar. Namun apalah daya, ujian tetap dilaksanakan karena menyangkut masa depan siswa/i nya. Akhirnya Rosid bersama teman lainnya melaksanakan juga. Sungguh berdebar sekali hati Rosid, begitu juga teman-teman lainya selama menunggu pengumuman hasil ujian tersebut.